Dulu saya benar-benar protes dengan hidup yang Tuhan beri kepada saya. Saya merasa sendiri, dan menganggap semua orang tak pernah ada yg menyayangi saya. Kenapa seperti itu? entahlah, mungkin dulu saya adalah seorang yg bisa dibilang kufur nikmat. Dan tak melihat segalanya lebih dekat. Berfikir sempit. Tak tau apa-apa, namun berani mengambil pemikiran sendiri. Anehlah, bodoh
Hanya hidup pada ribuan lembar kertas yang berbuku-buku. Ditumpuk bagai dinding pembatas antara dunia 'saya' dan orang lain?
Ditambah segala hal yg tidak saya harapkan pasti seketika itu terjadi. Yang saya inginkan pasti lebih menjauh dan hanya sekedar angan saja. Merasa sedih setiap saat. Adanya ketakutan yang tak berarti
Menyedihkan. Tapi saya gak buat posting yang berjudul sedih-sedihan looohhh fellas..!!!!!!
http://www.youtube.com/watch?v=SzlpTRNIAvc
Tapi berbagi kebahagiaan yang saya dapatkan sekarang, nanti dan seterusnyaa... AAAMIIINNN YA ALLAH YA ROBBAL ALAMINN...
Yupz..!!!
Adalah dia orang yang paling saya sayangi setiap saat, dia adalah orang yang paling saya cintai kapanpun. Dan sia adalah orang yang saya jadikan no.2 setelah Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Dialah yg membuat segalanya lebih bermakna dan berarti. Dan dialah, dia Adipati Nur Rachman.
Terima Kasih telah membawa lentera hidup itu sayang*
Seberapa banyakkah orang-orang yg berlalu lalang itu menjanjikan kebahagiaan, tapi tak pernah terlihat membahagiakan seperti yg saya rasakan sekarang ini.
Betapa banyak kendala yg kita lalui bersama, dan jika kita mengingat semua itu kita hanya akan tersenyum manis dan terharu lalu bersyukur kita di Ridhoi olehNya.
Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
BalasHapustetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D